Mendengarkan Suara Bisu

Ternyata ada banyak yang terdengar. Baru belakangan aku duduk sejajar dengan beberapa mereka. Tumpah beberapa hal dan aku sadar itu lewat jadi pandangan. Dinikmati saja atau harus aku terjun ke sana? Lagi-lagi aku bukan siapa-siapa.

Aku cuma bisa bilang ke sebagian, “Semangat ya!”

– – – – –

Hari ini seseorang menawarkan lahan pahala, tapi seperti belakangan kukhawatirkan niat terpeleset. Semoga tidak ya.

– – – – –

Hari ini aku terlalu banyak ketawa. Tapi jiwa rasanya hampa.
Aku tidak butuh tawa. Itu percuma, bila aku kehilangan diri sebenarnya.

Yogyakarta, 17 Shafar 1439

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *