Pada akhirnya kita harus kembali pada kenyataan. Independen, mampu melakukan semua sendiri, tanpa campur tangan dari lain pribadi. Dihadap-hadapkan pada persoalan begini ialah momen terbaik untuk aku menyadari laa haula walaa quwwata illa billah.

Aku angkat tangan.
Aku melepaskan ketergantungan.
Akan kuhadapi momen sendirian.
Insya Allah begitu akan baik untukku di masa depan.

Yogyakarta, 23 Shafar 1439

Tinggalkan Balasan