Tuan telah menerjangkan ombak
kepada laut yang tak berdaya

Sesekali indah berirama,
tapi bisa juga membadai

Tapi juga, dengan begitu membahana
tuan sudah menghukum
kapal-kapal nakal
yang memainkanku
hingga karam

Lalu bagaimana?

Deraimu ialah naungan, membuatku penasaran
Gemetar adalah alasan aku bertanya
Kemudian menyapa
Karena beginilah akhirnya aku membaca
Tuan, hampa yang tanpa permisi
menyusuri kedalaman hati seorang diri


Tinggalkan Balasan