Andrea Hirata benar sekali, masa SMA memang benar-benar begitu indah. Sebuah masa yang memanjakan sebelum kita menemui hal-hal tak terbayangkan, bahkan kadang nggak diharapkan. Tidak perlu ditanya betapa tersiksanya cari uang, kena PHK, jadi pengangguran, sibuk skripsi, dan sebagainya. Hehe.

Rasanya rindu dengan masa putih abu itu. Satu dua kenangan begitu membuatku ingin mengulang. Lebih banyak untuk memperbaiki yang kurang, atau setidaknya menikmati lagi hal-hal menyenangkan, atau minimal menontonnya seperti film lama.

Huh. Kemarin lusa, tiba-tiba rindu itu benar-benar menggangguku, begitu sangat, begitu kuat, begitu dahsyat dan hebat. Ughhh.

Aku sedang di kantor pergerakan saat itu. Sendirian. Tiba-tiba terpikirkan, “Oh iya, sudah lama nggak melakukannya.”

Aku tersenyum dan meraih handphone-ku. Membuka salah satu aplikasi yang begitu terindu. Lalu meng-klik tombol on, dan memulai, “Assalamualaikum…”

Alhamdulillah, terpenuhi. Siapapun yang mendengarnya (kalau memang akan ada), semoga Allah memberikan kami barokah di setiap jalan.

Tiada rindu yang sia-sia rupanya
Asal kita tidak diam tersiksa olehnya
Tiada rindu yang sia-sia rupanya
Asal kita bersikap apa menghadapinya

Yogyakarta, 8 Shafar 1439

Tinggalkan Balasan